Sport Marketing ala Vivo dengan Vivo V9 untuk Piala Dunia 2018 yang Meriah

Pertandingan Sepak bola merupakan pertandingan yang selalu ditunggu-tunggu oleh mayoritas orang di seluruh dunia. Apalagi jika sudah bicara soal piala dunia pastinya dukungan dan euforia akan semakin semarak. Kini Vivo telah berkomitmen untuk menyerap seluruh semangat yang datang dari seluruh fans sepak bola itu dari seluruh penjuru dunia dengan berperan sebagai sponsor global untuk Piala Dunia 2018. Dengan menghadirkan Vivo V9 di dalamnya, Vivo menunjukkan kepada konsumen di seluruh dunia tentang brand yang penuh kreativitas, menyenangkan dan memiliki citra internasional. Bukan hanya sebagai sponsor untuk Piala Dunia 2018, melainkan juga berlanjut untuk Piala Dunia 2022.

Dalam ajang pertandingan piala dunia 2018 ini, Vivo memiliki berbagai keuntungan dan manfaat untuk menggencarkan strategi promosi produknya misalnya saja Vivo V9 yang masih terbilang baru melalui bidang olahraga. Vivo akan menampilkan logo atau trade mark-nya pada setiap pertandingan seperti melalui papan iklan di lapangan, siaran pers, tiket pertandingan dan tempat-tempat lainnya yang terbilang strategis untuk promosi.

Selain itu, Vivo pun mendapatkan program pemasaran khusus misalnya memiliki hak untuk melakukan kegiatan tertentu pada sesi pemanasan pemain sebelum pertandingan dimulai. Ini tentunya akan membuat nama Vivo menjadi sorotan kamera dan orang-orang di stadion ataupun yang menonton melalui televisi di rumah. Kemudian, Vivo pun akan memperkenalkan ponsel khusus Piala Dunia seperti Vivo V9. Bukan hanya situ, seluruh staf FIFA yang bertugas dalam turnamen ini pun akan menggunakan smartphone Vivo edisi khusus piala dunia 2018 yang digunakan sebagai ponsel resmi Piala Dunia 2018.

Vivo terus melakukan upayanya agar seluruh produk yang dirilis diakui oleh dunia. Keseriusan dalam mengejar pengakuan itu bisa terlihat dari usahanya di ajang kriket India. Sebelum melakukan kontrak dengan FIFA, Vivo juga telah memperpanjang kontrak dengan liga kriket India hingga tahun 2022 pada 2017 lalu. Bukan hanya itu, untuk menjaga eksistensinya tetap stabil Vivo sudah gencar-gencarnya untuk menerapkan sport marketing di India sejak tahun 2015. Usaha inipun terus dilanjutkan oleh Vivo hingga tahun 2022 nanti.

Dengan melakukan strategi dagang Sport marketing ala Vivo ini, Vivo masih tetap harus dihadapkan dengan strategi hunger marketing yang diterapkan oleh vendor smartphone Xiaomi. Strategi yang dimaksud adalah dengan sebuah cara satu merek tertentu menjual produknya dengan harga yang murah dan stok yang terbatas. Dengan cara inilah Xiaomi mampu bertengger di posisi kedua dengan penguasaan pasar sebanyak 23.5 persen di India.

Dengan adanya kerjasama antara Vivo dan FIFA untuk sponsor Piala Dunia ini tentunya akan mampu menunjukkan merek Vivo secara lebih luas hingga ke seluruh pelosok dunia olahraga. Cara yang dilakukan oleh Vivo adalah dengan terlebih dahulu membakar uang untuk jadi pemenang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *